Senin, 11 November 2013

Kedamaian Saat Agama-Agama di Indonesia Ini Berkumpul

Kedamaian Saat Agama-Agama di Indonesia Ini Berkumpul

WEDNESDAY, 30 OCTOBER 2013

Total View : 900 times

Di saat berkecamuk pergolakan karena ada gereja-gereja yang tidak boleh didirikan / dibuka meski mempunyai IMB, di saat seorang lurah didemo karena agamanya, datang kedamaian di sudut lain Indonesia. Bernama Perhelatan Kidung Damai 3, kidung dari semua agama di Indonesia bergema di Gereja Isa Almasih, Semarang, Selasa (29/10) malam.

Tembang "Ilahi ya Ilahi" dari kelompok Rebana El Ibrahim Pondok Pesantren Ibrahimyah mengumandang salah satunya. "Kami senang bisa tampil di depan seluruh umat, tidak hanya Islam saja. Ini malah semakin membuat tahu bagaimana enaknya hidup rukun dengan umat lain," ujar Zainul Haq (25) penabuh rebana seperti yang dirilis tribunnews.

Romo Aloysius Budi turut menyanyikan dua lagu hasil ciptaannya yaitu "Pada-Mu Hatiku Damai dan "Aku Bahagia Karena Engkau Mencintai Aku". Pastor Gereja Katedral Semarang ini bercerita sekaligus mengajak masyarakat hidup dalam damai lewat lagunya. "Setiap orang, apapun agamanya, merindukan berkah kedamaian. Tidak ada agama yang mengajarkan kebencian dan perpecahan," ujarnya.

"Bangsa Indonesia perlu memperkuat kesatuan dan persatuan untuk menjadi bangsa yang mampu membangun kedamaian dunia," ujar pendeta DR Indrawan Eleeas, gembala jemaat Gereja Isa Almasih sekaligus sebagai panitia penyelenggara. Masih ada sejumlah pertunjukan lain dari berbagai umat, baik Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Inilah jalan kehidupan berbhineka ika yang sesungguhnya, kita boleh saja berbeda tapi tetap satu jua. Namun yang terpenting adalah mengenal kebenaran sejati yang sudah Tuhan berikan ke dalam hidup kita. Mari, kita ciptakan hubungan harmonis yang horizontal yaitu sesama manusia dan vertical yaitu antara kita dengan Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar