Sabtu, 22 Agustus 2015

Jangan Takut FirmanNya Ya dan Amin JanjiNya tetap teruji bagaikan perak di saat masa sulit ini

       malam saudaraku, malam ini aq mau sharingkan Judul di atas supaya menguatkan kita dalam masa situasi sulit ini, Jangan takut FirmanNya Ya dan Amin, Janjinya tetap teruji bagaikan perak di masa masa sulit ini. saudara masih ingat bahwa di awal tahun saya menuliskan bahwa bangsa kita akan menjadi bangsa yang besar akan naik bukan turun akan menjadi kepala bukan ekor. pasti saudara bertanya tanya apakah benar ini terjadi di tahun ini, di masa sulit ini janji tersebut di genapi, sebenarnya di pertengahan tahun saya juga kuatir apakah benar apa yang saya tuliskan ini berdasarkan dari Tuhan, tetapi barusan malam ini saya sadar bahwa apa yang saya tuliskan itu benar benar terjadi, coba renungkan, dari awal tahun walaupun keadaan ekonomi kita keliatan menurun atau semakin tidak menentu tapi buktinya kita masih termasuk negara yang menjadi incaran investasi dari luar negeri bahkan pertumbuhan ekonomi kita masih lumayanlah di bandingkan eropa dan negara lain, itu salah satu hal yang perlu kita syukuri, selain itu saya mendapat pengertian lain bahwa dengan menjadi kepala bukan ekor dan naik bukan turun kita anak - anak Tuhan justru semakin harus bertanggung jawab terhadap bangsa ini, sebab Tuhan telah memberkati kita selama ini jadi saat sekarang di mana bangsa kita mengalami ketidak pastian dalam hal iman atau ekonomi kita yang umatNya telah mendapatkan berkat baik iman maupun jasmani di tuntut tanggung jawabnya oleh Tuhan apakah kita mau menjalankan FirmanTuhan yang memberi makan kepada yang lapar, memberi minum kepada yang haus, memberikan pakaian kepada yang tidak punya pakaian, membantu orang yang lemah dan di penjara, justru sekarang inilah kita sebagai umatNya di uji apakah kita rela sampai menyerahkan nyawa kita bagi sahabat kita terutama dan bagi orang yang belum mengenal Tuhan secara pribadi sama seperti kita di tebus oleh penyerahan nyawa anakNya yang mahal yaitu Tuhan Kita Yesus Kristus. 
          kenapa saya sharingkan kita harus membantu saudara saudara kita yang kekurangan daripada kita dibandingkan kita pikirin kebutuhan kita yang juga lagi sulit di masa ekonomi yang sulit ini, sebab hal ini saya alami saudaraku, walaupun Tuhan ijinkan saya berpisah sementara dengan keluarga kecil saya yaitu istri dan anak saya supaya saya bisa lebih dekat kepada Dia, saya semakin di kuatkan dari hari ke hari bahwa memang kita telah di angkat naik menjadi kepala bukan ekor dan kita akan naik bukan turun tetapi hal ini di satu sisi menuntut tanggung jawab kita apakah dengan naiknya berkat yang Tuhan percayakan kepada kita, kita akan memberikan kepada sesama kita yang kekurangan sehingga menjadi terang dan garam bagi sesama kita atau tidak, sebab hal yang Tuhan ingini bila kita di percaya menjadi kepala bukan ekor dan naik  bukan turun adalah kita bisa menjadi saluran berkat bagi sesama kita dan memperbesar kerajaaan Allah itu sendiri bukan kerajaan keluarga kita. sebab akhir akhir ini saya bersyukur walaupun transaksi property saya cuman sewaan dan tidak lebih dari 5 transaksi tapi dari awal tahun Tuhan masih cukupkan kebutuhan saya sampai sekarang, Karena Tuhan telah lebih dulu tahu keadaan tahun ini sehingga saya diberikan berkat yang cukup banyak untuk tahun ini supaya bisa bertahan, bahkan saya bisa membantu orang yang sedang mengalami sakit penyakit serta memberkati orang lain, jadi ini yang saya tangkap pesan dari Tuhan  bahwa Tuhan memang akan menepati janjiNya akan mengangkat bangsa Indonesia ini menjadi besar akan menjadi kepala bukan ekor akan menjadi naik bukan turun, tetapi dengan syarat apabila hati kita bersih di hadapan Tuhan bahwa kita di percayakan berkat jasmani dan rohani supaya memberikan kekuatan kepada saudara kita yang lemah dan memberikan kelepasan kepada mereka yang terikat atau mengalami masalah supaya pada akhirnya nama Tuhan yang di permuliakan dan Kerajaan Nya semakin tersiar, sesuai dengan iman saya kepada bangsa ini yaitu Datanglah KerajaanMu ke Indonesia segera, amin amin amin 

Sabtu, 15 Agustus 2015

Gereja Hillsong Tegaskan Tolak Pernikahan Sesama Jenis

Gereja Hillsong Tegaskan Tolak Pernikahan Sesama Jenis

 Wed August 5th, 2015
 9171

Gereja Hillsong Tegaskan Tolak Pernikahan Sesama JenisSumber : Jawaban.com
Pendiri Gereja Hillsong, Brian Houston menyatakan kesedihannya atas komentar dan asumsi-asumsi dari umat di sosial media mengenai kabar bahwa Gereja Hillsong yang menyetujui pernikahan sesama jenis. Brian menjelaskan bahwa alasan mengapa dirinya baru sekarang mengklarifikasi dan membuat penegasan mengenai posisi Gereja Hillsong adalah karena dirinya tengah dalam masa liburan.
“Saya sangat sedih dengan asumsi yang begitu cepat dibuat oleh beberapa “orang percaya” pada media sosial. Keterlambatan dalam menanggapi (isu dukungan pernikahan sesama jenis) itu karena saya sedang berlibur. Apakah saya mengasihi mereka yang gay? Pikiran dan hati saya tertuju pada mereka yang gay dan juga Gereja Hillsong. Tidak ada perubahan apapun mengenai pandangan Gereja Hillsong terhadap Homoseksual dan pernikahan sesama jenis,” kata gembala kelahiran Auckland, Selandia Baru berusia 61 tahun tersebut dalam akuntwitternya, Rabu, (5/8).
Sebelumnya, Presiden dari Hillsong International Leadership College ini telah membuat rilis klarifikasi berikut penegasan mengenai posisi Gereja Hillsong mengenai LGBT dan pernikahan sesama jenis di website resmi mereka. Secara tegas Brian mengatakan bahwa dirinya dan juga Gereja Hillsong terbuka terhadap siapapun, termasuk para kaum gay. Dan mereka dipersilahkan untuk mengahadiri ibadah dan juga menjadi anggota jemaat. Namun Brian menegaskan bahwa dirinya dan Gereja Hillsong tidak menerima setiap gaya hidup kaum gay dan pernikahan sesama jenis.
“Gereja Hillsong menyambut semua orang, tetapi tetap tidak menerima semua gaya hidup. Secara tegas kami menolak gaya hidup gay (penyuka sesama jenis). Setiap orang diterima di Gereja Hillsong, kecuali mereka yang telah dikategorikan sebagai “predator” (orang berbahaya dan dianggap membahayakan), mereka yang bertindak mengganggu dan memiliki agenda tertentu yang memancing permusuhan. Jadi jika anda gay, apakah anda diterima di gereja Hillsong? Tentu saja! Anda dipersilahkan untuk menghadiri ibadah dengan kami dan berpartisipasi sebagai anggota jemaat. Namun apakah anda (gay) dapat mengambil (ikut serta) dalam peran kepemimpinan aktif (di kepengurusan gereja)? Tidak. Kami adalah gereja yang terbuka (mempersilahkan untuk mengikuti ibadah) kepada mereka yang gay, namun kami bukan gereja yang menyetujui gaya hidup gay. Saya percaya Firman Tuhan dengan jelas mengatakan bahwa pernikahan terjadi untuk seorang pria dan seorang wanita,” tambahnya.
Lebih lanjut Brian memberikan pemaparan bahwa pihaknya dalam posisi yang tidak mau menghakimi namun tetap memberitakan semua kebenaran yang Firman Tuhan katakan. “Saya tentu peduli terhadap setiap orang, dan ya saya mempunyai teman yang gay. Yesus mempunyai banyak teman yang membuat marah para kaum agamawan dan banyak mendapatkan kecaman. Yesus dekat dengan orang berdosa yang rendah hati namun mengutuk kaum farisi yang menganggap diri merekalah yang paling benar,”
Brian menutup pernyataannya dengan ayat dari Yohanes 3:17 yang berbunyi “Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia, bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.


Sumber : berbagai sumber

Protes Larangan Salib, Tiongkok Tahan 7 Pengelola Gereja

Protes Larangan Salib, Tiongkok Tahan 7 Pengelola Gereja

 Thu August 6th, 2015
 859

Protes Larangan Salib, Tiongkok Tahan 7 Pengelola GerejaSumber : AP
Pemerintah Tiongkok menahan tujuh orang pemeluk agama Kristen dengan tuduhan penggelapan dan mengganggu ketertiban umum. Mereka adalah pengelola gereja Kristen Cinta Suci di provinsi Zhejiang. 

Meskipun begitu, alasan penahanan tersebut dibantah oleh pengacara pihak gereja. Dilansir dari BBC (6/8), dirinya menyatakan bahwa ketujuh orang tersebut ditahan akibat melangsungkan protes terhadap peraturan negara terkait kasus penurunan salib gereja. 

Seperti yang diketahui, belakangan pemerintah setempat di Zhejiang memerintahkan seluruh gereja di wilayahnya agar tidak memasang salib di luar gedung gereja. Selain itu, dengan alasan melanggar peraturan pembangunan gedung, sejumlah gereja juga telah dihancurkan pemerintah. Menanggapi hal ini, umat Kristen di wilayah tersebut menyatakan bahwa hal ini dilakukan untuk mengendalikan pengaruh agama Kristen di 

Zhejiang.
Sebelum menahan ketujuh orang tersebut, pemerintah juga menahan Pendeta dari gereja yang sama, yakni Pendeta Bao Guohua beserta istrinya Xing Wenxiang. Informasi yang dihimpun dari Zhejiang Daily (5/8) menyebutkan bahwa, “keduanya dengan sengaja menyembunyikan rekening dan beberapa kali mengaburkan kebenaran untuk mendorong keresahan di antara para kaum beriman.” 

Tuduhan ini kembali ditepis oleh pengacara mereka. Dia menyebutkan bahwa alasan penahanan adalah balas dendam pemerintah. Pada 
bulan Juni lalu kantor urusan agama setempat memerintahkan gereja untukmenurunkan salib, namun pihak gereja menolak melakukannya.

“Saya bisa sampaikan, jika pemimpin gereja patuh pada perintah itu, pasti tak ada masalah. Namun mereka menolak, dan karena itulah mereka ditahan,” jelasnya kepada BBC. 

Pemerintah Tiongkok telah mengeluarkan larangan simbol salib di gereja dan rumah warga, sehingga tidak ada simbol agama yang tampil menonjol di negara tersebut. Secara resmi negara ini atheis, namun konstitusinya menjamin kebebasan beragama asalkan memperoleh izin negara.
Sumber : BBC/Jawaban.com by tk

Dewan Gereja Dunia Ajak Umat Hentikan Penggunaan Nuklir

Dewan Gereja Dunia Ajak Umat Hentikan Penggunaan Nuklir

 Tue August 11th, 2015
 279

Dewan Gereja Dunia Ajak Umat Hentikan Penggunaan NuklirSumber : Jawaban.com
Dalam kunjungan ziarahnya ke Jepang dalam peringatan pengeboman atom pada 6 dan 9 Agustus 1945, Dewan Gereja Dunia mengajak seluruh umat untuk meninggalkan dukungan terhadap penggunaan senjata nuklir apapun alasannya. Menurutnya saat ini setiap orang harus segera bertindak untuk melindungi sesama dan menjadi saksi perdamaian.
“Ini saatnya untuk meninggalkan semua dukungan untuk mempertahankan senjata nuklir. Ini adalah waktu untuk menolak untuk setuju bahwa pemusnah massal bisa menjadi bentuk sah perlindungan diri,” seru wakil-moderator dari Komite Sentral Dewan Gereja Dunia Pendeta Mary Ann Swenson yang memimpin delegasi pemimpin gereja dalam ziarah itu di Ibadah Perdamaian Anglikan-Katolik di Katedral Memorial Perdamaian Katolik di Hiroshima, Jepang, Rabu (5/8).
Swenson mengatakan bahwa sejak lama para pemimpin dunia berjanji untuk tidak menggunakan nuklir, namun buktinya saat ini masih terus berlangsung. “Tujuh puluh tahun setelah penghancuran di kota ini, total 40 pemerintah masih mengandalkan senjata nuklir,” katanya.
Swenson melanjutkan bahwa saat ini adalah waktu untuk menilai senjata dan penggunaan energi berdasar efeknya pada orang-orang dan ciptaan Tuhan. “Ini adalah waktu untuk mengakui bahwa keinginan kita untuk kenyamanan dan kemudahan memisahkan kita dari kepedulian sumber dan kuantitas energi yang kita konsumsi,” tambahnya.
Dalam ziarah itu, para pemimpin gereja bertemu dengan korban bom atom, anggota gereja, tokoh agama dan pejabat pemerintah, bekerja untuk membawa panggilan internasional untuk melakukan aksi sepulang mereka dari Hiroshima dan Nagasaki.

Sumber : Berbagai Sumber

Menlu Vatikan Kagumi Keberagaman Agama Indonesia

Menlu Vatikan Kagumi Keberagaman Agama Indonesia

 Tue August 11th, 2015
 543

Menlu Vatikan Kagumi Keberagaman Agama IndonesiaSumber : Viva.co.id
Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin berserta rombongan mengadakan kunjungan kerja ke Indonesia untuk pertama kalinya. Mereka disambut hangat Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Dian Triansjah Djani ketika tiba pada pukul 12.00 Wib siang tadi di Gedung Pancasila Kompleks Kantor Menteri Luar Negeri (Menlu).
Parolin mengaku terkesan saat pertama kali mengunjungi Indonesia. Ia merasa kagum dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang hidup dengan harmonis. “Ini menjadi poin yang penting. Bagaimana masyakarat di sini menghormati dan menghargai satu sama lain, menggabungkan perbedaan tanpa mengkonfrontasi,” ucap Parolin dalam konferensi pers tadi sore, demikian seperti dilansir Cnn Indonesia, Rabu (11/8).
Kunjungan kerja sama ini juga sempat digelar secara tertutup selama 1 jam. Menlu Retno menjelaskan bahwa mereka membahas beberapa agenda penting terkait peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Vatikan. Salah satu diantaranya adalah dialog antar-agama (interfaith dialog) yang menjadi elemen penting peningkatan hubungan kerja sama.
Menlu Retno menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Vatikan memang sudah terjalin dengan sangat baik selama ini, khususnya di bidang pendidikan dan sosial budaya. Misalnya, tercatat sekitar 1500 pendeta Indonesia bekerja di Vatikan dan Italia. Sementara dalam bidang sosial budaya dikabarkan bahwa Vatikan tengah memperluas Museum Vatikan yang biasanya digunakan untuk menggelar pameran budaya Indonesia di sana. “Dulu, ruang di mana terletak Candi Borobudur dan artefak sejarah Indonesia hanya seluas 40 meter persegi, kini diperluas menjadi 120 meter persegi,” terang Retno.
Tak ketinggalan, rencananya Vatikan juga akan menggelar peliputan dan penyiaran secara langsung perayaan Paskah di Larantuka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2016 mendatang. Kedua pihak berharap kerja sama ini akan terus terjaga dengan baik ke depan.
Kunjungan pertama Parolin siang tadi pun diakhiri dengan ucapan selamat kepada bangsa Indonesia atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan RI yang ke-70 tahun yang jatuh pada 17 Agustus nanti.
Sumber : Cnn Indonesia/jawaban.com/ls

ISIS Bebaskan 22 Warga Kristen Assyria

ISIS Bebaskan 22 Warga Kristen Assyria

 Wed August 12th, 2015
 410

ISIS Bebaskan 22 Warga Kristen AssyriaSumber : Jawaban.com
Sebuah laporan dari lembaga pemerhati HAM Syrian Observatory yang berbasis di Inggris menyatakan bahwa kelompok teroris ISIS telah membebaskan 22 dari puluhan warga Kristen Assyria yang diculik dari desa-desa di timur laut Suriah awal tahun ini.
Menurut laporan itu semua tawanan yang dibebaskan adalah laki-laki dan perempuan lanjut usia. "Beberapa memiliki masalah kesehatan, jadi kami percaya bahwa mereka dibebaskan karena masalah kesehatan dan karena mereka sudah tuaPembebasan ini adalah tanda kecil akan harapan. Ini memberi kami harapan bahwa suatu hari mereka yang tersisa akan dibebaskan," kata Afram Yakoub, Kepala kelompok Assyria Suriah di Swedia, Selasa (11/8).
Sementara itu kepala lembaga pemerhati HAM Syrian Observatory yang berbasis di Inggris Rami Abdulrahman menyatakan saat ini tidak jelas berapa banyak dari mereka yang masih berada dalam cengkeraman ISIS. Namun dalam data perhitungannya, teroris ISIS masih menyandera lebih dari 150 warga Kristen Assyria.
Seperti diketahui, teroris ISIS menangkap lebih dari 200 warga Kristen Assyria pada Februari lalu ketika mereka mengambil kendali lebih dari selusin desa yang dihuni oleh warga Assyria di dekat kota Hasaka, Suriah. Namun mereka pun pada Marettelah membebaskan 19 warga Kristen Assyria.
Sumber : Berbagai Sumber

Ini Alasan Menag Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

Ini Alasan Menag Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

 Thu August 13th, 2015
 549

Ini Alasan Menag Undang Paus Fransiskus ke IndonesiaSumber : Antaranews/ba/mkd
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengundang Paus Fransiskus untuk datang ke Indonesia. Hal ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Kardinal Pietro Parolin dari Secretary of State Vatikan di Jakarta, Rabu kemarin (12/8). 

“Dengan segala kerendahhatian, kami mengundang Paus Fransiskus untuk berkenan berkunjung ke Indonesia,” ungkapnya. Undangan ini dilayangkan Menteri Agama dengan tujuan untuk bisa membahas berbagai isu terkait perdamaian dan pencegahan konflik antarumat beragama di Indonesia. 

Kepada Kardinal, Lukman juga mengungkapkan peranan para pemuka agama, termasuk pemuka agama Katolik dan jajaran keuskupan yang ada di semua provinsi di Indonesia dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia. Hal ini disebutnya cukup membantu misi Kementerian Agama dalam menjaga perdamaian antarumat beragama. 

Menurut Lukman, kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik ini nantinya bisa meneguhkan semangat dialog antarumat beragama. Seperti yang selama ini Paus Fransiskus telah usahakan dalam setiap kunjungannya di berbagai negara di dunia.

“Upaya untuk selalu membangun dialog antarumat beragama merupakan sesuatu yang sangat positif, dan kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang selama ini dilakukan oleh Paus Fransiskus yang dampaknya sangat baik bagi Indonesia dan juga dunia,” terang Lukman.

Disamping itu, Menag juga ingin menunjukkan tentang kondisi kehidupan beragama di Indonesia, sekaligus mengajak Paus Fransiskus bertemu dengan umat Katolik di Tanah Air. 

Menerima undangan tersebut, Kardinal Pietro Parolin menyambut baik dan akan menyampaikan pesan tersebut kepada Paus Fransiskus. Dirinya juga berharap agar Paus bisa berkunjung dan melihat kehidupan beragama di Indonesia. 

Dalam kesempatan yang sama, Kardinal Pietro juga balik mengundang Menag Lukman untuk berkunjung ke Sekretariat Vatikan di Roma. “Kami sangat tertarik dengan Islam Nusantara,” kata Pietro.

Hubungan baik Indonesia dan Vatikan sudah terjalin selama lebih dari 65 tahun. Oleh sebab itu, kunjungan pertama Sekretaris Negara Vatikan ke Indonesia sangat disambut baik oleh Menag Lukman. 

Sumber : Antaranews/Jawaban.com by tk

Mark McClendon: Generasi ini sedang Dilanda Tsunami Digital

Mark McClendon: Generasi ini sedang Dilanda Tsunami Digital

 Sat August 15th, 2015
 179

Mark McClendon: Generasi ini sedang Dilanda Tsunami DigitalSumber : jawaban.com
Direktur CBN Asia Tenggara, Mark McClendon, mengungkapkan sebuah data statistik terkini mengenai Korea Selatan. Dinyatakan di dalam hasil survei tersebut, tinggal 2,9 persen dari anak-anak muda antara umur 15-21 yang tetap mengaku dirinya Kristen 

“Hal yang senada sudah terlihat di banyak negara di dunia ini. Di Indonesia, kita harus banyak berpikir seperti apa di masa yang akan datang. Apakah hal yang sama akan terjadi di sini? Seakan-akan suatu tsunami media teknologi, tsunami digital yang melanda generasi ini, punya power memuridkan mereka, bahkan di depan mata kita. Tetapi apakah mungkin tsunami itu dapat kita tunggangi, yang justru mengasyikkan?,” ujar Mark sebagaimana Jawaban.Com kutip dari video Youtube berjudul "Tsunami Digital Melanda Indonesia" (klik DISINI untuk menontonnya).
Ayah dari tiga orang anak ini memandang bahwa setiap orang yang peduli dengan masa depan para penerus bangsa di Indonesia perlu sama-sama belajar menggunakan media dan teknologi yang sedang berkembang pesat. “Sehingga justru kita bangkitkan generasi digital yang luar biasa,” sambungnya.
Berkaitan dengan upaya membangkitkan generasi digital, maka Mark McClendon mengajak setiap orang yang terpanggil dengan hal ini untuk ikut serta di dalam Konferensi Kreatif IMAGO (IMAGO Creative Conference) 2015 yang akan diselenggarakan di Central Park, Jumat (11/9/2015). Adapun tema yang diangkat adalah The Next Wave, Raising Up The Digital Generation.
Bagi yang mendaftar dalam masa early bird yakni 1 Juli - 15 Agustus 2015, Anda hanya cukup mengeluarkan modal investasi sebesar Rp375.000,00. Biaya investasi ini sudah termasuk hand out, mendengarkan langsung pembicara-pembicara kompeten, makan siang, dan bebas memilih tiga dari enam kelas yang ditawarkan di sesi creative class.
Untuk pendaftaran maupun hal-hal lain yang ingin diketahui, silahkan mengunjungi micro site IMAGO Creative Conference 2015:http://www.imagoplanet.com
Sumber : IMAGO / Budhianto Marpaung