Jumat, 11 Juli 2014

Pendeta Gereja Presbyterian Diizinkan Memberkati Pernikahan Sejenis

Pendeta Gereja Presbyterian Diizinkan Memberkati Pernikahan Sejenis

FRIDAY, 20 JUNE 2014

Total View : 1233 times

Salah satu aliran Kristen Protestan terbesar dan paling berpengaruh di Amerika Serikat, Presbyterian, pada Kamis (19/6/2014) melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah menyetujui atau menolak pernikahan sesama jenis. Hasilnya, sebagian besar pemilik hak suara (61%) memilih untuk memperbolehkan pendetanya meresmikan (memberkati) pernikahan sejenis.
Selain mengizinkan pendeta meresmikan pernikahan sejenis, berdasarkan voting yang dilakukan, 71% juga mendukung Sinode Gereja untuk mengubah definisi pernikahan yang tadinya seorang pria dan seorang wanita menjadi dua orang setiap jenis kelamin.
"Mereka layak untuk memiliki hak yang sama," ujar Pendeta Sharon Mook, Gembala Gereja Presbyterian Fort Street di Detroit sesaat setelah hasil voting diumumkan. "Allah mengasihi semua anak-anak-Nya."
Senada dengan Sharon Mook, Pendeta Robin White, seorang pendeta wanita dari Gereja Presbyterian wilayah West Virginia pun menyambut baik hasil voting yang ada. Baginya, hari itu (Kamis, 19/6/2014) adalah hari perayaan.
Untuk diketahui, White merupakan pendeta dari Prebysterian yang baru-baru ini menikah dengan sesama wanita. Meski seorang penata layan, tetapi White tidak bisa melakukan pernikahan di gerejanya sendiri saat itu.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari tokoh-tokoh Kristen Protestan Amerika Serikat mengenai apa yang terjadi di aliran Prebysterian.
Jika mengacu kepada Alkitab maka pernikahan haruslah antara seorang pria dengan seorang perempuan (Kejadian 2:21-24). Hingga hari ini, aturan-Nya tersebut belum dan tidak akan pernah berubah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar