Jumat, 11 Juli 2014

ISIS Berkuasa, Ribuan Umat Kristen Tinggalkan Niniveh

ISIS Berkuasa, Ribuan Umat Kristen Tinggalkan Niniveh

SATURDAY, 28 JUNE 2014

Total View : 1108 times

Lebih dari 50.000 warga Irak, terutama Kristen, dari Niniveh kota praja Qaraqosh, 12 km sebelah timur dari kota terbesar kedua Irak Mosul, terpaksa mengungsi sejak insiden penembakan oleh kelompok ekstremis Islam Sunni Irak dan Suriah (ISIS) pada Selasa (25/6) lalu. ISIS menjadi ancaman warga lantaran telah menguasai kota dan desa-desa bersejarah Kristen seperti Keremles dan Bartella.
Pengungsian warga dibantu oleh organisasi Kristen bidang Hak Asasi Manusia, A Christian Solidarity International (CSI). Menurut mitra lokal CSI, serangan ISIS terhadap Qaraqosh menandakan bencana kemanusiaan untuk semua orang di Niniveh Plain, sehingga memaksa terjadinya emigrasi bencana Kristen ke luar negeri. "Mereka mengungsi dengan berkendaraan dan berjalan kaki," kata seorang Kristen Irak lokal CSI.
Tak hanya umat Kristen, ancaman serupa juga dialami oleh warga Yezidis, Syiah, dan Muslim liberal di kota Niniweh. Militan ISIS mengancam dengan memutus aliran listrik dan air ke Qaraqosh dan daerah sekitarnya, sebagai bentuk paksaan agar penduduk setempat segera  meninggalkan rumah mereka.
Sejak dimulainya Operasi Kebebasan Irak pada tahun 2003, lebih dari dua-pertiga penduduk Kristen Irak telah melarikan diri negara itu untuk menghindari tindakan penculikan, pembunuhan dan serangan gereja. Banyak orang yang tinggal di Irak mengungsi di Qaraqosh dan desa-desa sekitarnya yang didominasi Kristen lainnya.
ISIS adalah kelompok teroris al Qaeda yang telah menguasai sebagian besar wilayah timur Suriah selama lebih dari setahun. Di daerah bawah kendalinya di Suriah, ISIS telah melakukan banyak ancaman, seperti serangan terhadap gereja, menjatuhkan hukuman terhadap  warga minoritas, melakukan penculikan dan pembunuhan, serta memaksa umat Kristen untuk masuk Islam. Ancaman itu mendorong ribuan orang Kristen Irak melarikan diri ke Qaraqosh setelah ISIS mengambil alih kota pada 11 Juni lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar